0

PERAKITAN KOMPUTER

Soal : 1.Gambarkan struktur komputer? 2.Sebutkan macam-macam port yang terdapat pada bagian belakang motherboard? 3.Jelaskan tumper pada kegunaan CD-ROM atau Hard Disk? 4.Apa kegunaan baut penyangga pada motherboard? 5.Sebutkan urutan pemasangan komponen pada perakitan pc? 6.Apakah kegunaan Thermal Paste? Jawaban : 1) 2)Dan apabila kita lihat CPU pada bagian depan amaka kita juga akan mendapatkan beberapa bagian penting yang ada di bagian depan CPU, diantaranya adalah : 1.CDRom atau CDRW, merupakan tempat meletakkan compac disk (CD) 2.Floppy Disk Drive, digunakan untuk memasukkan floppy disk agar dapat dibaca oleh CPU 3.Tombol Power, digunakan untuk menghidupkan komputer secara dingin (cold boot) 4.Tombol Reset, digunakan untuk menghidupkan komputer secara panas (warm boot). 5.USB Port, digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer, scanner, speaker 3)bila anda memiliki 1 harddisk dalam sebuah komputer, disarankan menggunakan Soket IDE1 (Primary) lalu menyetting jumper dalam posisi master (disebut Primary Master). Bila anda memiliki 1 harddisk yang memiliki operating system dan sebuah harddisk lain yang anda gunakan sebagai data atau sebuah CD/DVDRom, disarankan menggunakan soket IDE1 (Primary) pada harddisk yang memiliki OS dengan posisi master (disebutPrimary Master) dan harddisk lain atau CD/DVDRom pada IDE2 (Sekondary) dengan posisi Master (disebut Sekondary Master).Bila anda memiliki sebuah harddisk yang memiliki operating system, sebuah harddisk untuk data, dan sebuah CD/DVD Rom (artinya ada 3 device) maka disarankan harddisk yang memiliki Operating system pada posisi IDE 1 sebagai Master (Primary Master). Harddisk untuk data pada posisi Slave (Primary Slave). Dan sebuah CD/DVDRom pada posisi Sekondary Master.Bila anda memiliki 2 harddisk dan 2 buah CD/DVDRom. Maka 1 harddisk berfungsi sebagai Primary Master, sebuah lagi sebagai Primary Slave. Sebuah CD/DVD sebagai Sekondary Master dan sebuah CD/DVD yang lain sebagai Sekondary Slave. 4)Spacer, mur dan baut, merupakan penyangga atau dudukan untuk motherboard pada chasing. Spacer terbuat dari bahan plastik, berbentuk anak panah kecil. Mur dan baut berfungsi menguatkan dudukan motherboard pada chasing. 5)1.Cek dulu HSF yg akan dipasang. Apakah standart atau yg tipe tower disertai back plate. Kalo yg ada back plate nya pasang dulu back platenya di blkg mobo.2. Pasang processornya, hati2.3. Pasang HSF nya. Jgn lupa oleskan thermal paste di atas processor. Baru pasang HSF. 4.Pasang mobo ke motherboard tray di casing. 5.Pasang RAM. 6.Pasang PSU di casing. Hubungkan power 24 pin dan 4/8 pin ATX ke mobo. 7.Pasang hardware lain spt HDD, VGA, DVD, dll ke dudukannya di casing. 8.Pasang kabel msg2 antara kabel data ke mobo dan power dari PSU. 9.Jangan lupa pasang kabel power, reset, LED, dll dari casing ke front panel header di mobo. 10.Pasang kipas tambahan di casing. Jangan lupa hubungkan kabel power baik ke mobo atau ke PSU. 11.Rapikan semua, install OS. 12.Install Driver dan program terserah anda. 6)Thermal grase menutupi seluruh titik kosong sehingga seluruh bagian processor tercakup oleh heatsink.tanpanya kita akan mendapati gelembung udara microskopic yang merupakan insulator yang baik dan sesuatu yang sangat kita hindari.konduktivitas panas dan thermal grease berkisaran dari 0.3 sampai 7W/m.K. walau tidak terlihat jauh berbeda, tipe yang lebih baik dapat menurunkan beberapa derajat tambahan. semua thermal grease pada umumnya terdiri dari sebuah medium, biasanya silikon tapi terkadang juga mineral oil. pasangannya adalah suatu serbuk halus yang umumnya ada lima jenis. yang paling umum adalah serbuk putih yang terbuat dari zinc oxide dan silicon. berikutnya adalah yang berbahan dasar keramik. kemudian ada lagi yang berbahan dasar metal dengan serbuk alumunium ataupun silver yang lebih baik dari keramik. ada juga yang berbahan dasar carbon yang mengandung serbuk berlian, dan terakhir berbahan liquid metal yang biasanya terbuat dari gallium. ia paling baik menyalurkan panas karena tidak memiliki medium.thermal grease yang buruk biasanya tidak bertahan lama dan kita akan mendapat hasil jauh lebih baik dengan menghapusnya dengan pembersih dan menaruh thermal grease baru, cukup keluarkan sebesar butir nasi, lalu ratakan, kita ingin menutupi seluruh permukaannya. barang kecil ini tidak boleh terlewatkan thermal grease yang buruk biasanya tidak bertahan lama dan kita akan mendapat hasil jauh lebih baik dengan menghapusnya dengan pembersih dan menaruh thermal grease baru, cukup keluarkan sebesar butir nasi, lalu ratakan, kita ingin menutupi seluruh permukaannya. barang kecil ini tidak boleh terlewatkan
0

MRPC

Soal : 1.Slot-slot apa saja yang ada pada motherboard? 2.Sebutkan 2 case yang ada di motherboard? 3.Apa saja yang harus di perhatikan apabila kita ingin meng'upgrade dan membeli prosesor yang baru? 4.Sebutkan cipset dari VGA Card? 5.Resiko jika batre CMOS mati? Jawab: 1.Slot PCI, Slot Prosessor, Slot CMOS, Slot BIOS, Slot VGA CARD, Slot Memory, Slot RAM, Slot Harddisk, Slot AGP 2.Dudukan RAM, Dudukan VGA 3.Kita tahu untuk meningkatkan kecepatan PC salah satunya adalah dengan meng-upgrade processor. Meng-upgrade processor berarti harus memperhatikan spesifikasi motherboard yang kita miliki. Hal yang harus diperhatikan dalam meng-upgrade processor adalah : · Soket processor yang akan kita beli harus sesuai dengan soket processor yang ada pada motherboard. Misalnya untuk processor AMD soket A (S462) kita hanya bisa meng-upgrade processor yang mempunyai soket sama tetapi memiliki kecepatan yang lebih kencang. · Apabila anda meng-upgrade processor dengan soket yang berbeda dengan soket processor yang ada pada motherboard jalan yang paling tepat adalah anda juga harus mengganti motherboard tersebut. · Upgrade lah kecepatan processor anda ke kecepatan processor yang paling tinggi pada saat ini jika anda tidak ingin terlalu cepat mengganti processor lagi. 4.Nuidia vga chipset, amd/ati vga chipset, maxfrox vga chipset, inter vga chipset, sis chipset 5.Akibat yang ditimbulkan dari ‘kerusakan’ baterai Cmos Komputer tidak menyimpan tanggal, bulan dan tahun. Dan tentu saja, settingan yang kita buat di Cmos atau Bios akan berubah ke posisi ‘default’, akibatnya komputer akan selalu meminta untuk men-setup ulang dengan perintah-perintah seperti Press Del to Setup, atau Press F1 to Continue atau perintah-perintah lain semacamnya. Sangat mengganggu bukan? Bila baterai tidak menyimpan tanggal bulan dan tahun, maka di beberapa situs terutama Facebook maka akan timbul peringatan keamanan dan situs yang anda masuki dianggap berbahaya (untrust site)! Mengganggu juga bukan? Banyak terjadi, walaupun tidak sering, baterai-baterai Cmos menyebabkan komputer tidak bisa hidup! Atau bisa hidup sebentar lalu nge ‘hang’ kemudian tidak bisa dihidupkan kembali, lalu dibutuhkan waktu beberapa jam untuk bisa hidup kemudian mati kembali. Bahkan pada laptop, baterai Cmos sering bocor. Dan bocoran itu menetes pada Mainboard yang mengakibatkan konslet pada board laptop. Sebaliknya, kesalahan setting yang terjadi pada Bios atau Cmos pun yang mengakibatkan komputer tidak hidup disimpan oleh baterai, sehingga komputer tetap tidak bisa hidup. Jika komputer tidak bisa hidup(PC nyala tapi monitor mati) coba Clear CMOS dengan merubah jumper nya..atau kalo yg tdk tau,cukup lepas baterai nya trus tunggu sekitar 30 detik,lalu pasang lagi.
0

CARA MERAWAT KOMPUTER

Keamanan keselamatan Kerja (K3)Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah: 1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan kita. 2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memeggang cassing saat power dihidupkan. 3. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya. 4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada. 5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut. Alat dan Bahan Alat :1. Obeng Plus (+)2. Obeng Minus (-)3. Tang Lancip (Capit Buaya)4. Multimeter/Multitester5. Pinset6. Gelang Anti Static Bahan : 1. MotherboardMotherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.Cara Memasang Motherboard:- Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard dengan benar pada dudukan yang tersedia.- Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motharboard tersebut dengan baik dan benar. 2. ProcessorProcessor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer. 3. Heatsink (Kipas)Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali. 4. HarddiskHarddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer. 5. Memory (RAM)RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data. 6. Floppy Disk Drive (FDD)FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket. 7. CD/DVD DriveCD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset 8. Kartu Grafis (VGA Card)VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. 9. Sound CardSound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. 10. Power SupplyPower Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan. 11. Cassing 12. Keyboard & Mouse 13. Monitor Langkah-langkah Perakitan Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU. 1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya. 2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar cassing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan. 3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor . 4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar. 5. Siapkan cassing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan. 6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini! 7. Setelah itu masukkan motherboard pada cassing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada cassing dengan benar. 8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang. 9. Dicontoh ini kita mengunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD. 10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan. 11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard. 12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan.kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang. 13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboarddan pada harddisk itu sendiri. 14. Pasang konektor power supply pada tempatnya pada konektor yang terdapat di motherboard.(perhatian: jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.) 15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan lain-lain pad konektor yang terdapat di motherboard. seperti gambar berikut. 16. Setelah kita selesai merakit semua komponen maka perakitan tersebut harus kita uji apakah perakitan ini berhasil atau tidak. Dengan cara hidupkan komputer bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bika tidak dapat BOOTING, berarti perakitan belum sempurna, Maka harus disempurnakan bila ingin menginstal Sistem Operasi.Cara meyempurnakannya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah dipasang. Sekian Cara Merakit PC Beserta Gambarnya
0

PORT YANG ADA PADA CPU

Satu unit komputer terdiri dari CPU, Monitor, Keyboard dan Mouse. Pada CPU yang merupakan sistem unit atau console memiliki beberapa port. Port pada komputer berfungsi sebagai antarmuka antara sebuah komputer dengan komputer atau dengan unit (device) lain. Umumnya, port digunakan untuk menghubungkan monitor, keyboard, mouse, modem dan periferal lainnya. Port memiliki standar bentuk sendiri, seperti port untuk keyboard berbentuk bulat. Pertama kali komputer desktop diciptakan, memiliki dua port yaitu port serial dan port parallel. Pemasangan kabel monitor, keyboard dan mouse harus sesuai dengan portnya. Kesalahan pemasangan dapat menyebabkan tidak berfungsinya komputer. Untuk dapat memasang port sesuai dengan posisinya, berikut ini terdapat beberapa port console. * Port serial, port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1 bit pada satu saat melalui kabel tunggal. * Port parallel, port ini digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive. * PS / 2, port ini disebut dengan port serial type 2 yang digunakan untuk menghubungkan keyboard dan mouse. Untuk port keyboard berwarna ungu dan untuk port mouse berwarna hijau. * USB (Universal Serial Bus), Port ini merupakan port multi fungsi yang dapat digunakan pada beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard, modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat dapat dipasang secara plug and play. USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB. Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah. Untuk memasang port-port komputer tersebut, sebaiknya komputer dalam keadaan mati untuk menghindari kerusakan pada CPU maupun perangkat lainnya, dengan posisi yang tepat, dan tidak terbalik. Port-port yang ada pada CPU diantaranya adalah : 1. Port power supply kabel power listrik 2. Port ps/2 mouse 3. port ps/2 keyboard 4. port USB 5. port serial 6. port parallel 7. port video (monitor) 8. port parallel 9. port network 10. port sound card (line in, out, mic) 11. port serial 12. port modem line telepon Peralatan Pendukung Komputer Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu prosedur yang benar. Sebelum melakukan prosedur menghidupkan dan mematikan komputer, agar kelak kita dapat bekerja dengan nyaman, ada beberapa peralatan-peralatan tambahan yang dibutuhkan yaitu : * Instalasi Listrik yang baikInstalasi listrik yang baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna komputer, gunakan kabel power untuk komputer yang benar-benar bagus kuat terhadap panas. Hindari penggunaan sumber power bersama-sama dengan peralatan elektronik lainnya, Hindari penggunaan kabel rol (gulung) karena kabel-kabel tersebut biasanya tidak kuat terhadap panas dan menyebabkan terjadinya konsleting atau kebakaran. * Stabilizer, Alat ini berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik yang masuk ke power supply komputer. Kita tidak mengetahui kalau tegangan listrik yang kita gunakan terkadang mengalami penurunan atau penaikan daya secara tiba-tiba, dengan menggunakan stabilizer hal tersebut dapat diantisipasi. Biasanya dalam stabilzer terdapat sikring, dan apabila tegangan yang masuk tiba-tiba mengalami kenaikan daya yang berlebihan biasanya sikring stabilizer akan putus sehingga komputer anda tetap terlindungi. * Uninteruptible Power Supply (UPS)Alat ini sebagai cadangan power (battery) apabila terjadi padam lampu. Untuk personal computer (PC) dimana hanya satu komputer, kita dapat menggunakan UPS portable dimana UPS ini dapat menyimpan power sekitar 3 s.d 5 Jam sehingga kita dapat melanjutkan pekerjaan. * Air Conditioner (AC),Sebenarnya alat ini sebagai pendingin ruangan, tapi alat ini sangat bermanfaat untuk mengurangi panas dalam komputer. Terutama laboratorium komputer yang terdiri dari beberapa komputer, perlu sekali menggunakan AC. Dengan AC komponen elektronik yang terdapat di dalam komputer akan tetap terjaga dengan aman yaitu tidak mengalami panas yang berlebihan.
0

PERAKITAN KOMPUTER

Cara merakit komputer bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan seperti yang banyak dikatakan orang-orang. Bahkan, merakit komputer bisa menjadi hal yang menyenangkan, karena bisa dikatakan seperti bermain puzzle. Namun, sebelum kita melakukan perakitan komputer, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu komponen-komponen dari komputer yang akan kita rakit. Berikut ini adalah komponen-komponen yang akan digunakan dalam tutorial cara merakit komputer yang disertai dengan gambar kali ini beserta fungsinya: 1. Motherboard Cara Merakit Komputer (02) Motherboard merupakan salah satu komponen komputer yang akan digunakan sebagai tempat dimana kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya misalnya processor, video card, sound card, harddisk, dan lain-lain. Motherboard berguna sebagai pernghubung antara komponen satu dengan komponen yang lainnya agar supaya dapat saling melakukan komunikasi satu sama lain. Masing-masing motherboard mempunyai spesifikasinya sendiri, misalnya processor yang seperti apa yang bisa dipasangkan ke motherboard tersebut serta berapa kapasitas maksimal RAM yang bisa didukung oleh motherboard tersebut. 2. Casing Cara Merakit Komputer (03) Casing merupakan salah satu komponen komputer pada cara merakit komputer ini yang yang berfungsi menjadi tempat dimana kita akan meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, harddisk, dan lain-lain. Casing ini berbeda berdasarkan ukurannya yang dikelnal juga dengan form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini memiliki acuan kepada form factor motherboard yang didukungnya. Jika Anda memberli casing, biasanya didalamnya sudah terdapat power supply yang sudah menempel dan siap digunakan 3. Power Supply Cara Merakit Komputer (04) Seandainya sebuah mobil yang tidak bisa hidup apabbila tidak mempunyai bahan bakar, maka sebuah komputer juga tidak akan dapat menyala apabila tidak mempunyai power supply atau PSU (Power Supply Unit). Power supply merupakan satu komponen komputer yang memiliki fungsi sebagai pensuplai arus listrik ke komponen-komponen lainnya misalnya saja motherboard, harddisk, optical disk drive, dan lain-lain. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saat ini power supply biasanya disertakan di dalam casing jika kita membeli casing komputer. 4. Processor Cara Merakit Komputer (05) Apabila komputer bisa dianggap seorang manusia, maka processor merupakan otak manusia itu sendiri. Processor atau CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen komputer yang memiliki tugas sebagai yang melakukan eksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan matematika. Saran saya pada artikel cara merakit komputer ini adalah jika Anda ingin membeli sebuah processor, maka Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu socket processor seperti apa yang ada pada motherboard Anda, apakah socket AM2, socket LGA, atau lain. Jika Anda membeli motherboard da processor pada toko yang sama, Anda bisa meminta rekomendasi yang baik dari pemilik toko tersebut, saya yakin mereka pasti akan bisa melayani Anda dengan baik. 5. RAM Cara Merakit Komputer (06) RAM merupakan kependekan dari Random Access Memory. RAM adalah komponen komputer yang memiliki tugas untuk menyimpan data secara sementara dari suatu program yang sedang berjalan dimana data-data yang tersimpan tersebut dapat dibaca atau diakses dengan cara acak. Sebelum Anda membeli sebuah RAM Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lainnya. 6. Video Card Cara Merakit Komputer (07) Video card merupakan komponen komputer untuk cara merakit komputer yang memiliki peran yaitu menghasilkan output untuk kemudian ditampilkan pada monitor. Lagi-lagi, sebelum Anda membelanjakan uang Anda untuk membeli video card, Anda mesti mencari tahu slot video card apa yang ada di motherboard yang Anda miliki, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lainnya. 7. Harddisk Cara Merakit Komputer (08) Harddisk merupakan komponen komputer yang berguna sebagai tempat kita menyimpan data. Makin besar kapasitas harddisk yang Anda punyai, maka makin banyak pulalah data yang dapat Anda simpan di komputer Anda nantinya. Sebelum Anda berbelanja harddisk, Anda mesti tahu interface harddisk yang bagaimana yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah IDE, SCSI, SATA, atau lainnya. 8. Optical Disk Drive Cara Merakit Komputer (09) Sebenarnya, tanpa komponen yang satu ini pun Anda sudah bisa mengikuti cara merakit komputer ini dan menjalankan komputer Anda dengan baik. Namun tanpa komponen ini rasanya sangat kurang lengkap komputer kita, karena tidak bisa memutar film, baik dari VCD, DVD, ataupun blueray. Juga jika Anda nanti ingin menginstal sistem operasi pada komputer Anda yang pada umumnya sistem operasi di jual dalam bentuk CD, Anda akan kesusahan karena tidak ada optical disk drive ini, ya walaupun bisa diinstal dengan USB Flash Drive, namun akan dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi. Jika Anda ingin membeli sebuah optical disk drive, Anda sebaiknya mencari tahu interface seperti apa yang ada di motherboard Anda, apakah IDE, SATA, atau lainnya. Walaupun tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data, meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya. Selain komponen-komponen diatas pastinya yang harus Anda siapkan juga adalah monitor, keyboard, mouse. Siapkan juga sistem operasi yang akan diinstal pada komputer Anda nantinya, CD Driver dan software-software lainnya yang Anda butuhkan nantinya. Siapkan juga beberapa peralatan seperti obeng, tang, dan pinset. Secara umum langkah-langkah cara merakit komputer adalah sebagai berikut: 1. Menyiapkan dan Mengamati Motherboard. * Persiapkan motherboardnya dan amatilah setiap bagiannya dengan teliti. Jika perlu Catatlah posisi komponen yang terdapat padanya supaya lebih paham. Cara Merakit Komputer (10) * Bukalah pengunci socket processornya dengan perlahan dengan cara diangkat ke atas. Cara Merakit Komputer (11) 2. Pemasangan Processor * Ambillah processor dan perhatikalah bahwa processor memiliki tanda di salah satu sudutnya, tanda ini biasanya berupa lekukan, lubang atau tanda panah. * Paskanlah tanda tersebut dengan tanda yang terdapat pada socket processor di motherboard Anda. * Apabila Anda melakukannya dengan benar pada cara merakit komputer ini, maka processor akan duduk di socketnya dengan baik dan benar, dan biasanya tidak akan bisa digerakkah ke kanan atau ke kiri lagi. * Kunci lagi socket processor tersebut, dengan cara menarik tuas kebawah lalu mengaitkan pada pengunci yang sudah disediakan. Cara Merakit Komputer (12) 3. Memasang Heatsink dan Kipas Pendingin * Heatsink biasanya sudah terangkai menjadi satu dengan kipas angin, jadi kita tinggal melakukan pemasangan saja dan untuk melakukannya amat mudah. * Namun sebelum melakukan pemasangan, Anda harus memperhatikan posisi kabel daya kipasnya dengan lokasi connector daya yang ada di motherboard. Usahakan jaraknya adalah jarak terpendek dan kabelnya itu jangan sampai bersinggungan dengan kipas. * Dalam contoh cara merakit komputer kali ini heatsink yang digunakan adalah heatsink Pentium 4 dengan bentuk bulat dan memiliki 4 buah pengunci di 4 titik disekeliling pendingin yang nantinya akan di tancap ke motherboard. * Pasangkan heatsink itu dengan meletakkannya pas berada di atas processor lalu posisikan dengan tepat dudukan pendingin pada motherboard yang sudah disediakan. * Untuk menguatkannya kuncilah 4 titik yang ada pada pendingin tersebut menekan dan memutar searah dengan jarum jam dengan memakai obeng plus (+). Cara Merakit Komputer (13) 4. Memasang RAM/Memori * Untuk melakukan pemasangan RAM, pada motherboard, bukalah pengunci slot RAM yang terdapat di kedua sisinya. * Lihat dengan seksama bahwa setiap keping memori mempunyai parit di sisi bawahnya. Pada cara merakit komputer kali ini kita memakai Double Data Rate Random Access Memory (DDRAM). Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa terdapat RAM dengan jenis yang lain, namun sekarang ini sulit ditemui di pasaran dengan keadaan yang baru. RAM ini yang biasa dikenal dengan Syncronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). * Posisikan dengan tepat parit atau celah ini dengan slot memori yang ada di motherboard. Jika tidak cocok, maka jangan memaksakannya, karena bisa merusak memori atau slot memori itu sendiri, dan jika sudah rusak Anda harus membeli yang baru. * Tekan kedua ujung RAM dengan perlahan namun dengan sedikit tenaga sehingga terdengar bunyi “klik” yang diakibatkan oleh pengunci RAM yang ada di slot RAM tersebut. Cara Merakit Komputer (14) 5. Menyiapkan Casing * Persiapkan casing yang akan dipakai. * Letakkan di atas meja, dilantai atau ditempat dimana yang menurut Anda nyaman. * Lepaskan sekrup yang terdapat di bagian belakang casing, lalu buka penutup sampingnya dengan perlahan, seperti pada gambar di bawah ini. Cara Merakit Komputer (15) * Paskkan posisi motherboard dengan dudukan yang terdapat di casing. * Agar cara merakit komputer ini lancar sampai akhir, yakinkan kaki-kakinya itu akan menopang motherboard Anda pada bagian yang butuh tekanan yang cukup kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan sampai lupa pada setiap dudukan motherboard yang memiliki lubang baut mesti diberikan sekrup/baut, supaya kokoh dan tidak goyang. 6. Memasang Motherboard * Siapkan sekrup-sekrup yang akan dipakai serta obengnya, lalu pasangkan motherboard Anda dengan benar pada dudukan yang disediakan di casing. * Kemudian putar searah dengan jarum jam sekrup-sekrup yang dipakai untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar. Cara Merakit Komputer (16) 7. Menyiapkan Harddisk * Siapkan harddisk Anda, lalu lihat bagian jumpernya. Pada jumper ada pilihan Master, Slave atau Cable Select. Keterangan ini bisa Anda jumpai di permukaan harddisk. * Pasangkan jumper di posisi yang Anda diinginkan. Bila perlu gunakan pinset guna mencabut atau memasang jumper pada harddisk. * Jika cuma ada 1 buah harddisk saja, maka jumper diposisikan sebagai Master. * Namun jika ada 2 buah harddisk yang digunakan pada 1 komputer dan keduanya akan digunakan, maka 1 harddisk dijadikan Master sedangkan harddisk lainnya harus diatur di posisi Slave. 8. Memasang Harddisk ke Casing * Beberapa casing memakai sistem bracket yang bisa dilepas dengan mudah guna memudahkan untuk pemasangan harddisk. * Dalam artikel cara merakit komputer ini saya menyarankan, gunakanlah sekrup yang pas, jangan kebesaran dan kepanjangan karena akan merusak harddisk, lalu pasang sekrup di dudukan harddisk dengan baik dan benar. Cara Merakit Komputer (17) 9. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard * Lihatlah bahwa ada dua jenis kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire dipakai untuk harddisk, sedangkan kabel 34-wire dipakai untuk flopy disk drive (FDD). * Instalasi kabel data ini jangan sampai terbalik. Di satu sisi umumnya ada kabel yang berwarna merah yang berarti itu adalah pin nomor 1. * Posisi ini juga ada tandanya di harddisk. Wajarnya posisi pin 1 di harddisk (kabel warna merah) ada pas bersebelahan dengan connector daya yang juga berwarna merah. Cara Merakit Komputer (18) 10. Menyiapkan CD / DVD Drive * Sama seperti harddisk, CD / DVD drive juga memiliki jumper yang berfungsi untuk menentukan posisi Master atau Slave. Aturlah jumper pada posisi yang Anda ingin. 12. Memasang CD/DVD Drive * Untuk melakukan pemasangan CD/DVD drive umumnya kita perlu melepaskan panel depan casing dulu, namun ini juga tergantung dengan jenis atau model casing yang Anda gunakan. * Bukalah penutup drive yang berada di panel depan pada casing. * Pasangkan CD/DVD drive dengan baik dan benar sampai tidak goyah, lalu tutup lagi panel depan casing Anda (bila memakai panel depan). 13. Menghubungkan CD/DVD Drive ke Motherboard * Untuk memasang kabel data IDE yang berasal dari CD/DVD ke motherboard caranya tidak berbeda dengan harddisk. * Pasangkan connector CD/DVD, lalu ujung yang satu lagi menuju ke motherboard, di connector yang ada tulisan CD. * Jangan sampai lupa, selalu rapikan kabel-kabel yang ada supaya kabel dalam cara merakit komputer ini tidak saling membelit dan semrawut. Aturlah lintasan serta jalur kabel agar rapi, bila diperlukan ikat dengan rapi agar enak dipandang mata. 14. Menghubungkan Kabel Connector Pada Motherboard * Sekarang Anda harus menghubungkan kabel-kabel yang ada di casing ke motherboard. * Kabel-kabel yang ada di casing terdiri dari switch daya, indikator daya, indikator harddisk, tombol reset serta speaker, seperti yang ada pada gambar di bawah ini. * Untuk casing dengan model tertenu yang tersedia panel depan, contohnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga mesti dikoneksikan ke motherboard supaya bisa berfungsi dengan normal. Cara Merakit Komputer (19) 15. Menghubungkan Kabel Daya * Jika suda terpasang semua, kemudian langkah berikutnya cara merakit komputer yaitu mengkoneksikan kabel daya dari catu daya (power supply) ke motherboard, harddisk, dan CD/DVD ROM. * Untuk motherboard Pentium 4, paling sedikit ada 2 connector daya yang mesti dipasang, seperti gambar berikut ini. Cara Merakit Komputer (20) Cara Merakit Komputer (21) * lalu koneksikanlah juga kabel daya ke hardisk dan CD/DVD ROM. Bila casing Anda memakai kipas untuk pendinginan, hubungkanlah kipas tersebut ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang disediakan agar bisa berfungsi. Cara Merakit Komputer (22) 16. Siapkan Komponen-komponen Bagian Luar * Apabila komponen-komponen pada cara merakit komputer yang ada di bagian dalam sudah selesai, selanjutnya adalah komponen-komponen yang ada pada bagian luar, seperti misalnya colokan monitor, colokan keyboard, colokan mouse dan speaker. Cara Merakit Komputer (23) * Untuk komponen-komponen bagian luar ini, kita hanya melakukan penyambungan kabel-kabelnya saja di terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya. * Ingat dan jangan sampai lupa kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor. 17. Memeriksa Catu Daya * Telitilah dengan seksama pada catu daya (power supply) yang Anda pakai. Tegangan normal yaitu 220 – 230 Volt. jika terdapat switch, pindahkanlah switch ke sumber tegangan yang memang sesuai. Cara Merakit Komputer (24) * Beberapa catu daya sudah memiliki pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt. 18. Komputer Anda Sudah Siap Digunakan * Sampai langkah ini komputer Anda sudah siap untuk digunakan dan diinstal sistem operasi. * Nyalakan komputer Anda dengam menekan tombol power yang ada, namun sebelumnya berdoa terlebih dahulu, agar tidak ada kendala. * Jika tidak ada kesalahan, maka komputer rakitan Anda akan menyala. * Jika tidak mau menyala, coba periksa kembali kabel dayanya. 19. Menginstal Sistem Operasi * Jika sudah menyala dengan normal, installah sistem operasi yang Anda inginkan agar komputer Anda bisa langsung Anda gunakan. * Install juga software-software yang Anda inginkan
0

MRPC

"JENIS JENIS VIRUS DAN PENGERTIANNYA" Virus komputer adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut: 1. Worm adalah lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer kita yang memungkinkan komputer kita terinfeksi virus tanpa harus eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan. cara virus jenis ini menyerang yaitu dengan menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu. 2.Trojan adalah sebuah program yang memungkinkan komputer kita dikontrol orang lain melalui jaringan atau internet. cara kejanya yaitu mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri. Backdoor - Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game. 3.Spyware adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari. Biasanya digunakan oleh pihak pemasang iklan. Virus ini akan memantau komputer yang terinfeksi. 4.Rogue merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain. 5.Rootkit - Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja. 6.Polymorphic virus - Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi. 7.Metamorphic virus - Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi. 8.Virus ponsel - Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
 
Copyright © Tugas Sekolah